Senin, 03 Oktober 2011

We Do It? OMG!

halooooo~
i'm back setelah lama gak jumpa para raders tercinta *eaea
ini ff requesan dari Dila.. mian kalo rada gaje. soalnya aye lagi gak konsen
langsung aja dah ye


cek it out~




Title: We Do It? OMG!

Author: Talia Nursabdha Ridwan *anaenya Taemin oppa wkwkwk*

Genre: tentuin ndiri dah ye ENSEH 21

Cast: Dilla a.k.a Kang Hyun Ae

Choi Minho a.k.a Minho

BUGH!!

“DASAR KERORO JELEK! MENYEBALKAN!!”

BUGH!!

“AKU BENCI KAU KERORO JELEK! AKU BENCI KAU!”

Seorang yeoja mungil tengah memukuli boneka kodok di kamarnya. Entah apa yang di pikirkan oleh yeoja itu hingga iya memukuli boneka kodoknya sendiri. Tidak tau kah dia kalau boneka juga ingin di sayangi? *author nyeleweng -____-*

“EONNIE-AH BERHENTILAH BERTERIAK!!!” omel seorang yeoja lagi yang tengah membaca majalah di atas tempat tidur di kamar tersebut.

Mendengar omelan dongsaeng nya tersebut dengan segera yeoja itu diam dan tidak memukuli boneka kodok itu lagi. Hening di antara mereka hingga akhirnya sebuah bunyi mengakhiri keheningan di antara mereka.

Feels like insomnia o..o..o..

Feels like insomnia o..o..o..

“yeoboseo?” sapa seorang namja di seberang sana. Sedangkan yang di panggil hanya diam membisu menahan amarahnya.

“jagiya.. kau marah padaku eum?”

“…..”

“ya, jagiya mianhaeyo aku janji nanti malam akan ke partemenmu”

Mendengar kata-kata namja tersebut barusan yeoja itupun akhirnya mengulum senyum. Namun tetap berpura-pura marah saat berbicara pada namjanya itu.

“yakso?” Tanya yeoja itu sok galak.

“ne yakso. Yasudah ya, aku mau kembali kerja. Masih ada beberapa pemotretan lagi.”

“ne oppa”

“ya sudah. Byee honey. Chuuu~. Saranghae”

“nado saranghae …..pip…..”

Sambungan pun terputus. Yeoja itu pun berjalan keluar kamar dengan senyum yang tak henti-hentinya mengembang di bibir mungilnya.

“Ya! Kang Hyun Ae, mau kemana kau hah?”

~Minho POV~

===== lokasi pemotretan =====

“hyung, apa jadwal kita setelah pemotretan ini?” Tanya Jonghyun Hyung pada Onew hyung.

“eum.. tadi kata manager hyung setelah ini kita tidak ada jadwal lagi dan besok kita tidak ada jadwal seharian penuh” jawab Onew hyung yang membuat aku tersenyum puas mendengarnya.

“yeay!! Berarti besok aku bisa menghabiskan waktu ku dengan Hyesoo” teriak si maknae. Taemin.

Mendengar perkataan Taemin membuatku sedikit menginginkan hal yang sama dengannya. Menghabiskan waktu berdua dengan yeoja yang ku cintai. Huh.. tidak kerasa sekramg hubunganku dengannya hampir memasuku satu setengah tahun.

“nyuuu~ aku lapar. Ayo kita makan” ucap Key hyung sambil merengek maja pada Onew hyung *kyaa OnKey moment XDD* sedangkan aku dan yang lain hanya mengangguk tanda setuju. “ye ye ye… kajja”

========= malam harinya ========

-dorm shinee-

“hyung” panggil Taemin sambil duduk di sebelahku yang tengah asik menonton sepak bola.

“eum..”

“bukannya hyung ingin kerumah Hyun Ae nonna?”

“ye nanti setelah ini. Wae? Ingin ikut juga?”

“eum… ne hyung hehehe”

“yasudah bersiap lah”

Taemin pun langsung berlari secepat kilat menuju kamarnya. Hahaha dasar Taeminnie, dia pasti sudah sangat rindu kekasihnya si Hyesoo itu. Aku juga sih. Jelas saja aku sangat rindu padanya *dilla jangan ayan please XDDD* sudah sampir satu bulan tidak bertemu, bagaimana tidak rindu.

“TAEMINNIE-AH PALLI!”

~Minho pov end~

Sementara di apartement Hyun Ae……….

“onnie-ah bukan kah Minho oppa akan menginap disini?” Tanya Hyesoo sumbringan (?). “ye, wae?” jawab Hyun Ae sambil terus mengaduk supnya. “anniyo. Eum.. apa Minho oppa akan mengajak Taemin kesini?” Hyun Ae menatap Hyesoo yang tengah menunduk sambil memainkan jari-jari lentiknya pada tali yang ada di bajunya. “mana ku tahu”

Tidak lama kemudian bell apartement mereka berbunyi….

TINGTONG… TINGTONG…

“biar aku yang bukakan pintunya. Onnie lanjutkan saja memasaknya”

Hyesoo pun berlari kecil menuju pintu depan apartementnya yang memang cukup jauh dari dapur. Hyesoo pun tersenyum melihat siapa yang ada di depan matanya sekarang. Yup, siapa lagi kalau bukan Minho dan….. namjanya Lee Taemin yang sekarang berada di hadapannya.

“annyeong Hyesoo-ah” sapa minho ramah

“annyeong oppa, oppa masuk lah onnie sedang ada di dapur” Minho pun masuk menuju Dapur.

Dilihatnya yeoja yang di cintainya *hoek author muntah-muntah* tengah sibuk mengolah makanan sendirian di dapur. Dipeluknya Hyun Ae dari belakang dengan mesra.

“Hyesoo-ah berhenti mengerjaiku” ucap Hyun Ae sambil terus sibuk dengan masakannya hingga tidak tau siapa sebenarnya ya memeluknya itu.

“ya jagiya, kenapa aku di panggil Hyesoo? apa kau tidak ingat dengan ku?” Tanya Minho dengan nada di buat se-kecewa mungin. Hyun Ae terlonjak medengar suara berat itu. Ternyata yang memeluknya tadi bukanlah adiknya yang iseng itu. Tetapi namjachingunya sendiri. Minho.

“anniyo oppa. Aku hanya mengira-ngira saja. Habis, akhir-akhir ini dia sering sekali memelukku.” Jawab Hyun Ae sambil memonyongkan bibirnya lucu *author: amit2 minho matanye katarak ye -_- #authordigebukindilla*

----------- pukul 02.15 ----------

Minho mengguncang-guncang tubuh Hyun Ae pelan yang tengah berbaring di sebelahnya. Hyun Ae pun membuka matanya sedikit demi sedikit. Mengucek matanya yang masih ingin terus tertidur saat ini.

“Ya oppa ada apa sih? Masih ngantuk tau!” omel Hyun Ae pada namjachingunya itu karna acara ‘bobo’nya terganggu.

“aku haus jagiya, temani aku ambil minum. Aku takut” ucap Minho seperti anak kecil. Ck “dasar manja. Kajja”.

Hyun Ae pun bangkit dari tempatnya. Begitu juga Minho. Mereka pun jalan menuju dapur. Namun saat tengah melewati kamar Hyesoo yang tengah di selimuti oleh suara desahan sang empunya kemar dan sang namjachingunya. Taemin.

“aaahhh.. aaaahhh.. op..pa faster…. Ouhhhh… aaahhh…” begitulah bunyinya hewan apa namanya -____-

‘apa mereka sedang melakukan itu?’ Tanya Minho pada dirinya sendiri. Tiba-tiba saja dia menginginkan hal yang sama seperti apa yang Tae-Hye couple lakukan di dalam sana. Hyun Ae pun dengan cepat menarik tangan Minho menuju dapur. Takut-takut kalau tiba-tiba saja dia berpikiran seperti apa yang Minho fikirkan.

Setelah meneguk habis 2galon ehh maksudnya 2gelas air Min-Hyun couple pun kembali kekamar. Namun lagi-lagi mereka mendapat suara desahan eksotis yang terdengar dari kamar Hyesoo.

‘huft.. akhirnya sampe kamar juga’ ucap Hyun Ae pada dirinya sendiri.

“jagiya aku ingin …..” ucap Minho menggantung.

~Hyun Ae Pov~

“jagiya aku ingin …..” ucap Minho oppa menggantung.

“ingin apa?” tanyaku bingung. Menarik selibut hingga sedada dan mulai memejamkan mataku lagi. Aku sangat ngantuk.

“jagiya~”

Tanpa menunggu jawaban dari ku tiba-tiba saja Minho oppa langsung saja menindih tubuh ku.

“oppa ap--- eeeuummhhh” ucap ku terputus karna sesaat kemudian Minho oppa telah meciumku. Awalnya lembut namun lama kelamaan ku rasa ciumannya memanas.

Akupun mulai terbawa suasa, kukalungan kedua tanganku di lehernya. Menekan nekan kepalanya agar semakin dalam menciumku.

“aaaahhh~ aaahhh~ ooohh~”

Aku mendesah keras saat kurasakan tanggannya meremas-remas kasar payudaraku. Ciumannya pun turun ke leher ku.

~Author pov~

Hyun Ae pun mendesah kencang saat leher dan payudaranya di serang secara bersamaan oleh Minho. Hyun Ae yang diperlakukan begitu hanya bisa mendesah dan meremas rambut namja chingunya tersebut untuk melampiaskan rasa nafsunya.

Minho mulai memberanikan dirinya untuk membuka piyama yang di kenakan Hyun Ae. Satu per satu kancing piama Hyun Ae di lepas hingga kini jari-jarinya berada pada kancing terakhir.

DEG

DEG

Jantung namja jangkung itu berdegub kencang saat matanya menatap langsung payudara Hyun Ae yang tidak terlalu besar *author digampar dila* dengan putting susu berwarna coklat gelap. Aaahhh~ sungguh indah.

“kau tidak memakai bra jagiya?”

“jelas tidak lah, tadikan aku sudah tidur. Oppa cepat lanjutkan”

“baiklah baiklah”

Minho pun mulai melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda. Dikecupnya bibir Hyun Ae sekilas lalu turun ke dagu hinggah leher putih kekasinya itu. Diciumnya, dihisapnya dan digigit-gigit kecil oleh nya hingga tercipta tanda merah menyalah di sekitar leher mulus kekasinya itu. Lalu turun lagi hingga ia berhenti tepat di hadapan payudara Hyun Ae.

“aaaaahhh.. op-pa aaaahhhhaaahhh~”

Hyun Ae mulai mengerang saat Minho mulai mengecup, menjilat dan menyedot-nyedot payudaranya seperti bayi yang gak makan 7 hari 7 malem *buseet -____-*.

“aaahhh.. ak—k—ku mmmmaaaauuuhhh kkkeeellluuu---- aaahhh aaaarrrhh”

Mendengar perkataan Hyun Ae barusan Minho langsung saja membuka celana berserta underware yeoja itu. Dibukanya paha yeoja itu lebar-lebar. Dilihatnya Ms.V yeoja itu yang kemerahan dan sedikit basah akibat perlakuannya sendiri. Didekatkannya wajanya pada daerah sensitif itu. Dikecupnya lembut dan digigit kecil klitoris Hyun Ae hingga membuat yeoja itu mengerang keras. Entah geli, nikmat atau sakit yang iya rasakan sekarang.

“oppa kau curang!”

~Minho pov~

“oppa kau curang!” ucap yeojaku ini sambil mencurutkan bibirnya lucu. Kukecup lembut bibir merahnya yang seksi itu. Manis. Masih sama saat ciuman pertama kami dulu hahaha.

“curang kenapa jagiya?”

“aku sudah telanjang seperti ini kenapa bisa-bisanya oppa masih memakai baju? Hah?”

“kau ingin aku membuka bajuku? Eum?”

“…..” iya mengangguk malu sambil menundukan wajahnya. Aigo~ imut sekali kau Kang Hyun Ae.

“aku ingin kau yang buka sayang~” ucapku tepat di telinganya.

Kulihat wajanya memerah karena kelakuanku. Hahahaha aku sangat senang saat melihat mukanya yang memerah. Dia sangat lucu saat malu seperti ini.

“arraseo”

Ia pun langsung menggerakan tangannya untuk membuka baju yang saat ini ku kenakan. Disentunhya abs ku saat baju yang kukenakan telah berhasih ia lepas. Sekarang tanganya menuju ke celanaku.

SRET

Dengan sekali tarik ia melepas celana dan juga celana dalamku. Juniorku yang sudah menegang pun menjulang bebas tepat di hadapannya. Matanya membesar dan setelah itu ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ck anak ini -___- *sok polos lu dil #plakk *

“op..p..pa ke..ke..nap..pa bes..sar sekali?”

“wae? Kau suka? Jika kau suka …..” minho memutar bola matanya. Menarik tangan Hyun-ae menuju juniornya.

“aaahhh….~” erangnya saat tangan Hyun-ae telah berhasil menggenggam ‘adik kecil’ nya itu

“eeuugghh~ man..jakan ia ba..be”

Hyun-ae yang tidak tau harus melakukan apa hanya menggenggam junior Minho dengan keras hingga Minho mengerang tertahan. Entah nikmat atau sakit author juga gak tau -___-

Minho membimbing tangan Hyun-ae agar mengocok (?) benda panjang yang tengah mengeras itu. Tidak sia-sia dia berguru dengan Eunhyuk hyungnya yang yadong itu, pikir minho dalam hati ditengah erangannya.

“aakkhh..kuu akan kel… eugh.. luargghhh ba..be oouh~”

CROOOOT~

Setelah beberapa lama Hyun-ae mengocok junior nya akhirnya minho mengeluarkan cairan cintanya.

“hisap babe~”

Tanpa berpikir panjang Hyun Ae pun mendeketati junior Minho. Dikecupnya ujung junior minho yang masih mengeluarkan cairan cintanya.”eeuuugghh….” erang minho saat Hyun Ae mulai mencoba memasukan juniornya kemulutnya. Dihisap, dikulum bahkan sesekali di gigit *author geragotin kasur -_-*.

“aahhh…”

Tiba-tiba saja Minho melepas juniornya dari mulut Hyun Ae. Hyun Ae pun cemberut karna permainannya terusik. Baru juga mau muasin Minho malah ditarik itu junior -_-

“ku masukan sekarang ya babe. Relax awalnya memang agak sakit, namun lama-lama juga akan nikmat” bisik Minho lembut di telinga Hyun Ae. Hyun Ae hanya mengangguk pasrah.

Setelah merasa Hyun Ae sudah relax Minho pun menempatkan juniornya yang siap tempur itu di depan ms.v Hyun Ae. Hyun ae merem melek karna secara tidak langsung menekan kuat klitorisnya.

“aku masukan sekarang ne” tanya Minho. Hyun Ae mengangguk dan ……

- THE END –

WAHAHAHAHAHAHA bohong deng :p

JLEB~

“aaaarrrggghhh… sak..it oppa”

Minho merasa telah menerobos sesuatu. Dilihatnya selangkangan nya. Minho tercekat. Darah? *minho babo! Pan Hyun Ae masih perawan =.=* darah keperawanan Hyun Ae? Jadi Hyun Ae masih perawan? Dengdengdeng….

Udah ahh segitu aja authornya gak kuat =.= pen ensehan juga ama Taemin :P


Minggu, 01 Mei 2011

'Tae-Hye / "Love Love Banana" / NC21 / oneshoot'

annyeong~ author sarap kembali...

kaliini author bawa ff nc lon XD

PERINGATAN!

BUAT YANG GAK BIASA BACA FF NC MENDING JANGAN DI BACA OKEH! BAHAYA!

okeh dari pada banyak bacot mending langsung mulai.

HAPPY READING..............

Title: Love banana

Author: Talia Nursabdha Ridwan *anaenya Taemin oppa wkwkwk*

Genre: NC21

Cast: me a.k.a Choi Hyesoo

Lee Taemin a.k.a Taemin

And others people

“YA, LEE TAEMIN KEMBALIKAN SUSU PISANGKU!” teriak seorang yeoja yang membuat seluruh isi koridor sekolah menoleh ke arahnya.

“tidak akan CHOI HYE SOO!” balas namja bernama Lee Taemin tersebut dengan sengitnya sambil terus jalan menuju kelasnya tanpa memperdulikan Hyesoo yang asik mengomel tak jelas.

‘lihat saja nanti kau Lee Taemin’ ucap Hyesoo pada dirinya sendiri. Sebal? Tentu, siapa sih yang mau lagi asik-asiknya minum tau-tau dirampas gitu aja aish nyebelin. Sudah tidak asing bukan untuk para penghuni Shining Senior High School jika setiap harinya selalu mendengar keributan antara Taemin dan Hyesoo yang selalu berebutan susu pisang. Ck. Memalukan!

~Taemin pov~

“kau apakan lagi yeoja itu huh? Merampas susu pisangnya lagi?” Tanya Key hyung tanpa menolehkan kepalanya dari buku tebal yang ada di hadapannya. Ck selalu begitu.

“ne~” ucapku santai sambil menjatuhkan tubuhku tepat di bangku kosong di sebelahnya.

PLETAAAKKK

Satu jitakan keras dari Key hyung dengan cantik mendarat di kepalaku. Aish, hobby sekali sih dia menjitak kepalaku. Cih! Menyebalkan!

“ouh sakit hyung!” ucapku sambil mengelus-elus kepalaku yang… BENJOL =,,=’

“lagian kau itu aneh sekali sih. Kenapa kau tidak beli saja hah? Berhentilah merampas susu pisangnya, apa kau tidak kasian kepada yeoja itu hah?” Tanya Key hyung panjang lebar.

“kau tau hyung kenapa aku selalu mengambil susu pisang yang telah di minum Hye soo? Kau benar ingin tau hyung?” tanyaku balik sambil tersenyum evil

“apa?”

“karena ….. karena jika aku beli sendiri susu pisang ini rasanya akan berbeda”

“berbeda? Maksudmu?” Tanya Key hyung sambil menatap tajam kearah ku

Hahahaha kena kau hyung. Akan ku buat kau menginginkannya juga!

“rasa manisnya benar-benar berbeda. Kau tau apa yang membuatnya berbeda?” tanyaku iseng dan Key hyung hanya menggeleng menandakan dia tidak mengerti apapu. Ck.

“bibirnya lah yang membuat berbeda. Rasa susu pisang ini akan semakin manis bila dia sudah meminumnya (?) *author ngemeng ape sih =,,=*”

Mata kucing milik Key hyung pun membulat seketika. Kutahan tawaku agar tidak ketauan olehnya. Hahahaha kena kau hyung!

BRAKK

Terdengar suara dobrakan pintu. Ck, ‘mengganggu!’ runtukku dalam hati

“ TAEMIN! DIMANA LEE TAEMIN!”

~Author pov~

“ TAEMIN! DIMANA LEE TAEMIN!” teriak seorang namja tampan nan tinggi yang baru saja mendobrak pintu kelas Taemin

“ya, hyung, apa-apan kau itu hah? Ingin merusak pintu kelas ku?” balas taemin

“anni anni anni! Ikut aku sebentar!”

tiba-tiba saja Minho menyeret Taemin keluar kelas dan menuju kelas Hyesoo. Minho sudah hapal siapa orang yang sering membuat adiknya itu bĂȘte seketika. Siapa lagi kalo bukan namja yang tengah di seretnya sekarang. Lee Taemin. Ya, Lee Taemin, namja yang sering membuat Hyesoo bĂȘte karna ulahnya yang suka mengambil susu pisangnya. Namja yang ternyata menyukai Hyesoo secara diam-diam.

“hosh…. Hosh… ayo minta maaf padanya Taeminnie” ucap Minho. Nafasnya tersegal-segal.

“hyung, bisa kah kau tidak memanggilku seperti barusan?”

“oke baik, sekarang cepat minta maaf”

“ye! Hyesoo-ah maafkan aku” ucap Taemin cepat, namun dapat di dengar jelas oleh Hyesoo dan Minho

“ne TAEMINNIE-ah, kau ku maafkan” balas Hyesoo sambil menahan tawanya.

Teng.. teng.. teng.. teng..

Bel tanda pulang sekolah pun telah berbunyi.

“aish! Lama sekali sih yeoja itu” ucap Taemin yang sedari tadi telah menunggu Hyesoo di luar kelasnya.

Di intipnya lagi Hyesoo yang masih membereskan barang-barangnya. Entah apa yang di pikirkan Taemin hingga akhirnya namja imut itu bisa berdiri di depan kelas Hyesoo. Setelah selesai membereskan barang-barangnya Hyesoo pun berjalan keluar kelas. Dengan cepat Taemin pun menyeret Hyesoo jauh-jauh dari kelasnya.

“ya! Siapa kau? Berani-beraninya kau menyeret-nyeretku seperti ini. Mau apa kau padaku? Huh?” Hyesoo pun mencoba melepaskan tangannya yang di genggam erat oleh Taemin. Betapa terkejutnya dia ketika mengetahui bahwa orang yang menyeretnya itu Taemin. “siapa aku? Kau Tanya siapa aku? Aku, Lee Taemin, namja imut, keren, dan bla…bla..bla”

“DDDDDIIIIIIIAAAAAAMMMMMM!” teriak Hyesoo kencang. Huh, untung saja jalan Seoul di sore hari ini tidak begitu ramai jadi tidak ada orang yang memerhatikan mereka.

~Hyesoo Pov~

“hei babo, kenapa kau mengajakku kesini?” tanyaku heran. Untuk apa dia mengajak ku ke hotel? Hanya berdua pula. Ahh jangan-jangan …………… kyaa! Hyesoo jangan berpikiran yang macam-macam.

“molla” jawabnya santai.

Apa dia bilang? Molla? Aigo mimpi apa aku bisa suka pada namja yang tidak punya pikiran ini ? aish!

“Hyesoo-ah” panggil Taemin yang tiba-tiba saja sudah berjongkok di hadapanku.

Apa-apain dia ini? Mau apa dia sampai berjongkok segala di hadapanku seperti ini? Kurasakan wajah ku memanas, kuyakin sekarang wajahku pasti sudah seperti kepiting rebus.

Tiba-tiba saja dia memajukan wajahnya ke wajahku. 5 centi, 4 centi, 3 centi, 2 centi, 1 centi dan…

CUP!

Cukup kaget aku dibuatnya. 1menit kami saling diam dengan posisi bibir saling menempel hingga akhirnya Taemin memberanikan diri untuk mengerakan bibirnya. Di hisapnya bibir bawah dan atasku bergantian.

“eehheeuumm..” desahan ku keluar begitu saja. Ku kalungan tangan ku di lehernya mengisyaratkan agar dia memper dalam ciuman kami.

Mengerti apa yang ku inginkan, dia pun melibatkan lidahnya. Ku buka mulutku mempersilakkan lidahnya untuk menelusuri seluruh rongga mulutku. Tak hanya lidah kami yang bermain, tangan kami pun sudah tidak di tempatnya. Tanganku mengelus abis punggungnya, sedangkan tangannya meremas-remas kecil payudara ku yang masih terbalut seragam sekolah dan bra.

Dia pun mencoba untuk membuka kancing seragamku satu persatu. Berhasil. Sekarang tubuh bagian atasku hanya terbalut oleh bra berwarna soft pink. Taemin pun memandangku tanpa berkedip.

“YA! Jangan memandangku seperti itu babo” ucapku seraya menjitak kepalanya pelan. Kurasa wajahku benar-benar merah sekali sekarang. “hanya ingin memandang tubuh wanita yang selama ini ku cintai, apa salah?”

Aku tertegun mendengar perkataannya. Wanita yang selama ini di cintainya? Jadi selama ini dia mencintai ku? Dia membalas rasa cintaku padanya? Aigo~ aku rasanya aku ingin menangis mendengarnya *hyesoo lebeh dah -____-*

“huks…” ku rasa pipiku basah. Aku menangis.

“eoh? Kenapa kau menangis?” Tanyanya bingung.

“anni. Jadi selama ini hiks.. kau membalas cintaku heoh?”

“eh? Maksudmu?”

“aish, babo”

“jadi kau juga mencintaiku heoh?” godanya sambil menggelitik pinggangku.

“hahahaha Taemin-ah hentikan hahaha geli” ucapku disela tawa.

“SARANGHAE”

~author pov~

“SARANGHAE” ucap Taemin lantang lanlangsung memeluk yeoja di hadapannya erat.

“nado.. nado saranghae” balas Hyesoo malu-malu anjing =,,=

“boleh ku lanjutkan baby?” Tanya Taemin hati-hati. Hyesoo pun mengangguk dengan di hiasi senuman di bibir mungil pinknya.

Taemin pun mencium lembut bibir Hyesoo. Lidahnya mulai memasuki mulut Hyesoo. mencari-cari lidah Hyesoo disana. Dapat. Lidah merekapun bertemu, Taemin memainkan lidah Hyesoo dengan seduktif. Tangan Taemin pun mulai aktif memainkan payudara Hyesoo.

“aahh.. aahh.. aahh..” desah Hyesoo keenakan. Hyesoo meremas-remas rambut Taemin untuk melampiaskan nafsunya yang mulai memuncak.

Ciuman Taemin turun ke dagu Hyesoo. setelah itu turun ke leher jenjang Hyesoo yang putih mulus. Dihisapnya leher Hyesoo dan sesekali di gigitnya kecil hingga menimbulkan bercak merah menyalah disana. Tangan Taemin menelusuri punggung Hyesoo. mencari-cari pengait bra Hyesoo.

Hyesoo sudah sepenuhnya neked sekarang. Namun berbalik dengan Taemin yang masih berpakaian lengkap.

“baby, kau curang” ucap Hyesoo nakal sambil mengelus-elus dada Taemin. “kau ingin aku membuka bajuku baby?” Tanya Taemin tak kalah nakal. Hyesoo pun mengangguk cepat. “aku tidak akan membukanya. Jadi jika kau ingin aku membuka bajuku, kau saja yang bukakan” Taemin tertawa senang saat jari-jari Hyesoo mulai membuka kancing seragamnya satu persatu.

Mereka berdua sudah sama-sama naked sekarang. Taemin mulai memaikan mulutnya di payudara Hyesoo yang telah basah oleh airliurnya. Dimainkannya kedua payudara Hyesoo dengan mulut dan tangannya. Dihisapnya bahkan sesekali digigitnya kedua nipple Hyesoo. Hyesoo pun hanya dapat mengerang, mendesah dan merem-melek di buatnya.

Mata Hyesoo menatap lekat junior Taemin yang sudah menegang sedari tadi. Hyesoo kaget bukan main saat Taemin menyodor (?) kan juniornya di hadapan yeoja itu.

“aku tau ini pertama kalinya untuk kau maupun aku. Jadi.. err.. ku harap aku dapat memuaskan mu dank au dapat memuaskanku”

Mengerti apa yang di maksud Taemin, Hyesoo pun tersenyum kemudian berkata “aku akan memuaskan mu baby” sambil tersenyum penuh arti.

Dikecupnya ujung junior Taemin. Matanya memancarkan nafsu yang amat sangat. Hyesoo mulai memasukan junior Taemin semuat mulutnya yang mungil itu.

“aahh.. aahh.. k-kau dae-bak baby ouhh..” Taemin pun merem-melek di buatnya. Sedangkan yang di puji hanya focus terhadap benda yang tengah berada di dalam mulutnya. Hyesoo mengocok junior Taemin bahkan terkadang menggigitnya kecil hinga membuat Taemin mengerang nikmat.

“baby aahh.. ak-k-ku ingin aaahhh.. ke-luar aarrgghh…” racau Taemin merasakan juniornya berkedut di dalam mulut Hyesoo.

CROOOOT!!

Taemin mengeluarkan spermanya di dalam mulut Hyesoo. “uhuk..uhuk..” Hyesoo yang memang belum terbiasa, bahkan belum pernah melalukan itu sebelumnya terbatuk-batuk akibat sperma Taemin.

“gwenchana baby?” Tanya Taemin khawatir. Dengan segera, ditariknya bibir Hyesoo lalu di lumatnya untuk membersihkan spermanya sendiri dari mulut Hyesoo.

Setelah membersihkan cairannya Taemin pun melanjutkan kegiatannya kepada Hyesoo. dirabanya perlahan ms.V Hyesoo yang memerah dan juga basah.

“kau sudah basah baby” ucap Taemin sambil memandang Hyesoo lalu tersenyum kecil. Taemin pun mengecup bibir Hyesoo sekilas sebelum memulainya. Taemin memasukan dua jarinya sekaligus kedalam ms.v Hyesoo.

“aaarrrggghhh… sa-sakit” erang Hyesoo kesakitan. Maklum baru pertama kali melakukannya. Erangan itupun tak berlangsu lama karna Hyesoo mulai menikmatinya. “aahh.. aahh.. aahh.. le-lebih cepat ba-baby ouhh..”

Taemin pun mengeluar-masukan jarinya lebih cepat pada ms.v Hyesoo. tidak lama kemudian Hyesoo pun mengeluarkan cairannya untuk kedua kalinya. Taemin menarik jarinya dari ms.v Hyesoo. Berjalan menuju wastafel yang ada di kamar tersebut. Dicucinya jari-jarinya yang berlumuran darah keperawanan dan juga cairan bening Hyesoo.

Taemin segera kembali ke kasur. Ditindihnya Hyesoo sambil menggesek-gesekan juniornya di bibir ms.v Hyesoo.

“aaaahhh… ma-mas-masukan aaahhh.. sekarang baby” pinta Hyesoo sedikit memohon agar Taemin cepat merasukinya *merasuki? Kesurupan maksudnya? O.o author babo* “ye baby. Sudah tidak sabar kau rupanya”

Taemin mulai mengarahkan juniornya ke lubang ms.v Hyesoo. juniornya pun masuk dengan sekali hentakan karna cairan Hyesoo yang sudah membasahi lubangnya.

“aaahhh” erang keduanya menikmati. Ini baru awal belum mulai ya! (?)

Taemin menghembuskan nafasnya berat sebelum memulai mengenjot juniornya di dalam ms.v Hyesoo. Setelah beberapa detik Taemin pun mulai mengenjot juniornya. Hanya suara desahan dan suara kulit yang saling mergesekan yang terdengar di kamar hotel yang mereka tempati. Mereka melalukannya selama kurang lebih 40menit *buset lama amat -____-* hingga ahirnya keduanya mencapai puncak kepuasan masing masing.

“aahh.. baby ak- aaahhh.. aku ing-ngin aahhh…” Hyesoo tidak dapat berkata apa-apa merasakan kenikmatan menyelimutinya.

“aaahh.. ne ak-ku ju- aahh ga baby aaarrrggghhh” ucap Taemin terbata-bata. Nafasnya tek berarturan. Peluh pun membasahi tubuhnya dan juga tubug Hyesoo.

CROOOT!!

Taemin mengeluarkan cairannya di dalam rahim Hyesoo. Dicabutnya juniornya dari ms.v Hyesoo. mengecup pucuk kepala Hyesoo dengan penug cinta dan kasih sayang. “gomawo baby kau telah memberikannya untukku. Saranghae” Hyesoo yang lemas hanya tersenyum dan berkata ‘saranghae’ pelan namun dapat di dengar jelas oleh Taemin. Merasa lelah yang amat sangat akhirnya mereka pun tertidur dengan posisi saling berpelukan *teletubies ye thor #plakk*

---- THE END ----

yoyoyo harap RCL! buat yang gak RCL saya doain supaya nge reguest ff nc sama saya HAHAHAHAHAHA

buat yang udah RCL makasih dan sampai jumpa (?)


yg gak punya blog bisa rcl di facebook aku ato gak di twitter ya XDD

Minggu, 17 April 2011

my first FF 'Love at first sight / PG / part 4'

Title: love at first sight

Author: Talia Nursabdha Ridwan *istrinya Taemin oppa #plakk*

Genre: friendship, romance dll

Cast: me a.k.a Choi Hye Soo, Rizka S a.k.a Kim Hyun Jin, Febby a.k.a Cho Yong Ra, Hilda a.k.a Lee Eun Joon, Rizka A a.k.a Han Dong Woo, Sarah a.k.a Park Hyo Ra, Super Junior dan Shinee

Part 4

~Hyunjin Pov~

“YA! SUNBAE AWAS!!!!” teriakku histeris saat melihat Kyuhyun sunbae berjalan melewatiku dan….

‘BUGHHHH’

Tepat sasaran! Sepatu Hyesoo dengan indahnya mendarat di kepala Kyuhyun sunbae.

“aigo~ Kyuhyun sunbae” teriak ku lagi dan langsung menghampiri Kyuhyun sunbae yang tengah duduk dilantai sambil memegangi kepalanya yang….. omona~ berdarah O.O

“ya, oppa! Gwenchanayo?” Tanya Hyesoo yang tiba-tiba saja telah muncul didepan ku

“YA! Paboya yeoja. Mana mungkin sunbae baik-baik saja. Kau buta heoh? Kau tidak lihat kepalanya berdarah karena ulahmu?” jawabku sedikit emosi

“aish kakak ip.. heummm~” kubekap saja mulutnya sebelum Hyesoo meneruska kalimatnya

“sudah-sudah! Kau duluan saja kekelas. Biar aku yang membawa dan mengobati sunbae” ucapku setelah melepaskan tangan ku dari mulutnya

“ne. mian oppa aku tidak sengaja” jawab Hyesoo sambil menundukan kepalanya

Segera saja ku bopong Kyuhyun sunbae ke ruang kesehatan.

~Hyesoo pov~

Aaaarrrggghhh >.< apa yang aku lakukan sih? Aish! Hyesoo pabo! Pabo! Pabo! *readers: author emang pabo. Author: #ngasahsamurai* kau lihat Hyesoo apa yang kau lakukan pada Kyuhyun oppa hah? Kau telah membuat kepalanya berdarah! Kau sadar apa yang kau lakukan hah? HAH?!

“dooorrr~” tiba-tiba saja si kepala jamur itu nongol (?) mengagetkan ku

“YA! LEE TAEMIN! BISA KAH KAU TIDAK MENGAGETKANKU SEHARI SAJA HAH?!” ucapku penuh emosi

“hehehe mian Hyesoo-ah. Hey, kenapa kau jeutek sekali sih pagi ini heum?” tanyanya sedikit menundukan kepalanya

“anniyo. Tadi, tadi aku melukai kepala Kyuhyun oppa hiks~” jawab ku pelan. Tanpa disadari air mata ku mengalir dengan sendirinya

“sssttt.. uljimma ne” ucap Taemin dan langsung memeluku. Hangat.

Teng..teng..teng..teng..teng.. *bel ceritanya XDD*

“Hyesoo-ah Kyuhyun sunbae ingin bicara dengan mu di ruang kesehatan” ucap Hyunjin saat aku sedang membereskan buku-buku ku

“ne!” jawabku cepat dan langsung berjalan ke ruang kesehatan

Disepanjang perjalanan ku rasakan gelisahku memuncak. ‘apa yang ingin Kyuhyun oppa katakana ya? Apakah dia akan memarahiku? Aish Hyesoo tidak boleh berpikiran yang macam2’ ucapku pada diriku sendiri. Tanpa kusadari aku sudah berada di depan ruang kesehatan.

KREEK *bunyi apa ini -___-*

“Kyuhyun oppa” panggil ku saat memasuki ruangan dengan bau obat itu

“ne” jawab Kyuhyun oppa. Kulihat senyumnya terukir indah dari bibirnya *author mimisan* tapi, ehh tunggu kepalanya? Aigo~ itu pasti karna sepatuku tadi pagi ><

“ya Hyesoo-ah kau kenapa?” Tanya Kyuhyun oppa dan langsung menghampiriku

“eh…. Eum…. Ahh anni oppa. Aku tidak apa-apa kok” ucapku sambil senyum

“o~ ah iya Hyesoo-ah ada yang ingin aku bicarakan padamu”

“ne, katakana saja oppa”

“Hyesoo-ah. . . . eum. . . . saranghae” ucap Kyuhyun oppa lirih namun dapat ku dengar dengan jelas

“eum. . . . nado oppa” jawabku malu sambil menundukan kepalaku

~Kyuhyun pov~

“eum. . . . nado oppa” jawabku malu sambil menundukan kepalaku

MWO? Apa aku tudak salah dengar huh? Hyesoo…. Hyesoo bilang nado? Huahhhhhhh~ senangnya aku *author: ktu lebe deh, kyu: paan sih lo thor kan lo yg bikin gua lebe-_-*

Ku langkahkan kaki ku lebih dekat dengannya. Ku tarik dagunya agar ia menonga(?) kan kepalanya. Klutatap matanya lekat-lekat, kudekatkan wajahku ke wajahnya. Seakan mengerti apa yang aku maksud Hyesoo pun memejamkan matanya. Perlahan namun pasti hingga akhirnya kurasakan bibir ku menyentuh bibir manis merah jambu ini. Manis >< *author envy sama Hyesoo T^T*

“EHEM~”

Ku dengar suara seseorang mendehem keras. Ku buka mataku perlahan dan…. KYAAAA~ Mr. Kang tengah berdiri gagah bak pahlawan kesiangan (?) tepat di belakang kami. Ku lepas bibirku dari bibir Hyesoo. Bisa ku lihat Hyesoo membelakan matanya kaget.

“bisa kalian tidak melakukan ‘itu’ disini huh? Ini sekolah bukan taman! Arra?” tanya Mr. Kang dingin seperti biasanya. Ya siapa sih yang tidak tahu Mr. Kang? Guru terkiller di sekolah ini. Dan sialnya aku harus bertemu dengannya sekarang. Shit.

“n. . . . ne Mr. Kang, ka. . . kami permisi dulu” jawab ku terbata-bata dan tanpa ba-bi-bu-be-bo ku tarik Hyesoo keluar dari ruangan kesehatan yang tiba-tiba saja menjadi neraka setelah Mr. Kang datang

“mian jagi hehehe gwenchanayo?” Tanya kugugup sambil mengaruk tengkukku yang tidak gatal

“ne oppa. Kajja, lebih baik kita pulang. Sudah sore Siwon oppa dan Minho oppa pasti akan memarahiku jika ku pulang terlalu larut” jawab Hyesoo panjang lebar sambil mencurutkan bibirnya lucu. Hahaha.

“ne, kajja jagi ku antar kau pulang”

~Siwon pov~

Aish~ kemana sih dia? Huh! Kenapa jam segini belum pulang juga? Tanya ku pada diriku sendiri.

“ya hyung! Kenapa kau bulak-balik seperti setrikaan begitu sih huh?!” Tanya Minho lalu menghempaskan tubuhnya di sofa depan tv

“YA BABO!! Apa kau tau Putri kecilku dimana huh?” tanyaku balik padanya

“eum. . . . kudengar dari Hyunjin sepulang sekolah tadi dia menemui Kyuhyun sunbae di ruang kesehatan. Wae hyung?” jawab Minho tanpa dosa.

Langsung saja ku langkahkan kaki ku menuju kamar. Ku raih handphone ku yang tergeletak tak berdaya di atas kasur lalu ke pencet (?) no Hyunjin

“yeoboseo” sapa seseorang yang ku tau dia pemilik no yang tangah ku telfon

“jagiya apa benar sepulang sekolah tadi Hyesoo menemui Kyuhyun huh?”

“ne oppa. Waeyo?”

“ah anni jagi. Yasudah nanti malam ku telfon lagi. Annyeong jagiya~ saranghae. . . pip”

Tingtong. . . . . tingtong. . . .

~author pov~

Siwon melangkahkan kakinya cepat manuju pintu Minho yang melihatnya pun hanya terheran-heran dengan tingkah Hyungnya itu.

KREK

“Ya devil kau bawa kabur memana putri kecilku huh?” Tanya siwon pada laki-laki dihadapannya

“mwo? Ah anni hyung aku tidak membawanya kabur kok suer deh” jawab Kyuhyun ketakutan setengah idup (?) sambil mengacungkan jarinya membentuk huruf ‘v’

“benarkah itu Hyesoo?” Tanya Siwon sambil membelai lembut rambut adiknya itu *author digamparin istri2nya Siwon*

“ne oppa” jawab Hyesoo singkat tepat jelas dan padat

“yaudah deh hyung aku pulang dulu ya! Annyeong Siwon hyung, annyeong jagiya”

“MWO? JA. . . . JAGIYA? YA! Sejak kapan dia memanggil mu begitu hah? Memangnya siapa dia?” Tanya Siwon dan Minho berbarengan *kapan si minho dateng dah ==”*

“sejak tadi di ruang kesehatan. Waeyo oppa? Hah sudah lah aku lapar” jawab Hyesoo enteng dan langsung meninggalkan Siwon dan Minho yang masih mematung di depan pintu ==’

----- kamar Hyesoo -----

Hello hello nareumdaero yonggil naessoyo. . . hello hello jamshi yaegi hallaeyo

tiba-tiba saja ponsel Hyesoo berbunyi ‘siapa sih malem-malem gini nelpon’ piker Hyesoo.

Devil Kyu’

‘mwo? Kyuhyun oppa?’ gumam Hyesoo saat melihat layar ponselnya

“yeoboseyo?”

“yeoboseyo jagiya. Belum tidur eum?”

“belum oppa. Oppa sendiri belum tidur?”

“belum nih. Lagi apa sayang?” *ya allah Kyu mesra banget #authormimisan*

“lagi ngerjain tugas Ms. Park banyak banget ><”

“kasian~ HWAITING jagiya!”

“ne oppa” ucapnya lemah

“ya udah deh sayang jangan tidur malem-malem ya.. saranghae” *author pingsan #abaikan*

“ne oppa. Nado saranghae. . . pip”

Setelah mengakhiri pembicaraan antara mereka, Hyesoo pun langsung melanjutkan tugasnya yang sempat tertunda.

Keesokan harinya di sekolah

~Hyo Ra pov~

“Aigo~ ini hari pertamaku masuk sekolah. Argh aku nervous ><” ucapku pada diriku sendiri

Setelah berdiri didepan gerbang SM Senior High School yang cukup megah ini akhirnya ku langkahkan kakiku memasuki sekolah ini. Kutundukan kepalaku karna aku sangat. . . . sangat nervous. . . kurogoh kantung bajuku untuk mengambil lembaran kertas yang kemarin Leeteuk oppa kasih kepadaku. Kertas itu adalah satu-satunya yang kupunya untuk sampai di kantor kepala sekolah namun. . . .

“aahh dimana kertas itu” ucapku lirih. Aigo~ bagaimana ini T.T

Setelah ku cari mulai dari saku baju, celana maupun tas namun tak kunjung kutemukan juga kertas itu akhirnya kuputuskan untuk balik ke gerbang depan namun. . . .

‘BRAKK’

TBC

ayo RCLnya..

yg gak RCL saya sumpahin nungguom part selanjutnya XDDDD

ehh ehh readers.. author mau debut ff NC loh u,u

NC21 yo... bagi yang mau baca harap add facebook author ato gak follow twitter author XDDD

dan sebelum NCnya keluar author izin cuti beberapa minggu oke.. hehehe

Rabu, 02 Maret 2011

my first FF 'Love at first sight / PG / part 3'

annyeong~

i'm back ada yang kangen sama ff saya yang ini? ckckckc

ini buat umma saya 'Rizka Sarah' yg ultah tanggal 13 feb kemaren

mian lama kemaren lgi repot om nikahan -_____-a

okeh langsung aje dah ye saya persembahkan *backsound: tengtengteng~~~* ff saya yang berjudul 'love at tge first sight part 3 cekidot

Title: love at first sight

Author: Talia Nursabdha Ridwan *istrinya Taemin oppa #plakk*

Genre: friendship, romance dll

Cast: me a.k.a Choi Hye Soo, Rizka S a.k.a Kim Hyun Jin, Febby a.k.a Cho Yong Ra, Hilda a.k.a Lee Eun Joon, Rizka A a.k.a Han Dong Woo, Sarah a.k.a Park Hyo Ra, Super Junior dan Shinee + Yunho DBSK and Jaejoong DBSK

Part 3

~Lee Eun Joon pov~

“EunJoon-ah.. sebenarnya aku……..” Donghae oppa menggantung ucapannya

‘aigooo~ apa yang akan Donghae oppa katakan? Jangan-jangan dia mau menyatakan perasaannya lagi. Aigooo~’ ucap ku dalam hati. Dan tiba-tiba saja tangan Donghae oppa menggenggam erat tangan ku. Tuhan tolong aku, aku sudah tidak tahan tuhan. Jebal.

“Eunjoon-ah, heumm… sa..sarang.. saranghae Eunjoon-ah. Maukah kau menjadi yeojachingu ku?” tanyanya pada ku. Aku pun hanya membelakan mata ku.

“mwo?”tanyaku kaget

“ne Eunjoon-ah. Maukah kau menjadi yeojachinguku?” aish. Mukannya menjawab pertanyaanku dia malah malik bertanya. ‘oh tuhan apa yang harus aku jawab?’ kataku dalam hati.

“heum.. ne oppa, aku mau menjadi yeojachingumu” jawab ku pelan.

“jinjja? Hyaaaa~ Eunjoon-ah saranghae” katanya dan langsung memelukku. Erat.

“ne oppa. Na do saranghae”

~author pov~

----- di sekolah -----

Hyesoo dan Minho sedang berjalan di koridor sekolah. Mereka bercanda ria di sepanjang perjalanan, dan tanpa mereka sadari banyak sepasang mata yang memerhatikan kegiatan mereka itu.

“oppa? Apa kau sadar bahwa sepanjang perjalanan kita slalu di perhatikan?” Tanya Hyesoo

“ne aku tau. Sudah lah, itu sudah bisa terjadi” jawab Minho santai

“itu buat mu oppa! Bukan untukku. Bagi ku ini membuatku risih”

“hahahahaha yasudah kalau kau risih jangan kesekolah bareng denganku”

“ya! Bukan begitu oppa. Hanya saja aku takut mereka mengerjaiku karena aku dekat-dekat dengan mu oppa” ucap Hyesoo sambil mencurutkan bibirnya lucu. Minho yang gemas melihat adik kesayangannya itu pun mencubit kedua pipi Hyesoo dengan gemas. “ya! Oppa sakit tau” ucap Hyesoo lalu mengelus-elus pipinya yang merah.

“mian uri yadongsaeng”

“ne ne ne. oh iya oppa, kata umma nanti siang Siwon oppa kembali ke korea dan ku dengar nanti malam appa akan mengadakan acara pertemuan dengan keluarga Kim” terang Hyesoo panjang lebar

“ne ku dengar juga begitu. Yesungdalah mau masuk sana” tanpa di sadari ternyata mereka berdua telah sampai di depan kelas Hyesoo “ne oppa. Bye~”

~Siwon pov~

----- di Jepang -----

Aku sedang menunggu pesawat di ruang tunggu. Hari ini aku akan kembali ke Korea karena tiba-tiba saja kemarin umma menelfonku untuk segera kembali ke Korea. Aku tidak tau ada apa sebenarnya. Menggapa aku disuruh kembali ke Korea mendadak begini?

Teng.teng.tengteng~

“perhatian-perhatian untuk penumpang pesawat tujuan Seoul-Korea Selatan akan segera berangkat bla… bla… bla…”

Suara opratror *mian author gak tau namanya apa hahahaha #bow* membuyarkan lamunan ku. Dan segera saja ku langkahkan kaki ku menuju pesawat katena sebentar lagi pesawat akan segera berangkat.

~Hyunjin pov~

----- pulang sekolah -----

“hey chingudeul nanti malam pada ada acara gak?” Tanya Dongwoo padaku dan yang lainnya.

“ahh mian Dongwoo-ah, nanti malam aku ada acara keluarga” jawabku sambil membungkukkan badan

“ahh aku juga ada acara keluarga Dongwoo-ah” tambah Hyesoo

“ne gwenchana Hyesoo-ah, Hyunjin-ah. Emm lalu kalian berdua?” Tanya Dongwoo dan menunjuk Yongra dan Eunjoon

“mian Dongwoo-ah nanti malam Donghae oppa mengajak ku kencan hehehe” ucap Eunjoon cengengesan

“hemm hemm cieeeee~” ucapku menjahili Eunjoon dan disambut tawa oleh chingudeul

“huh.. yasudah lah. Aku pulang dulu ya chingudeul.. annyeong~”

----- malam hari -----

Aku berdiri di depan cermin. Memutar-mutar tubuhku dari 5menit lalu ‘yeppo’ gumamku pelan. Hampir tidak dapat di dengar, bahkan dengan telingaku sendiri. ‘yeppo’ lagi, entah sudah berapa kali aku ucapkan saat melihat pantulan diriku sendiri di cermin di hadapanku. Drees putih dengan bunga berwarna ungu dibagian pinggang dibalut dengan sepatu balet dengan warna yang senada. Ku putar lagi tubuhku. Tanpa sadar Donghae oppa menapku lekat. Menyulingkan senyum saat aku membalas tatapannya.

“oppa?” panggilku pelan. Sedikit kaget mungkin karna kehadirannya yang tiba-tiba.

“ne?” jawabnya tanpa memalingkan tatapannya.

“Ya oppa! Jangan menatapku seperti itu” ucapku sambil menutup wajahku yang memerah

“hahaha mian. Habis aku terpesona padamu saeng” mencubit hidungku gemas

“huee~ oppa appo(sakit)” mencurutkan bibirku. Kesal. Huh

“kajja. Umma dan appa sudah menunggu di bawah” ajaknya dan tanpa menunggu jawabanku dia langsung menarikku lembut.

~author pov~

----- Kediaman Keluarga Choi -----

“baby kau cantik sekali” tegur Siwon pada yadongsaeng kecil kesyangannya itu

“he? Gomawo oppa” jawab Hyesoo malu

“cheon baby. Hyesoo-ah?” panggil Siwon serius

“ne oppa? Waeo?”

“mau kah kau menjadi istriku?”

“he?” balas Hyesoo kaget

“ya hyung! Hyesoo calon istriku” tiba-tiba saja minho datang dan ikut nimbrung (?)

“heh?” Hyesoo pun makin bingung dengan kedatangan Minho

“tidak hyung dia calon istriku andwe T_T”

“ne ne ne terserah kau lah” Siwon yang tidak tega melihat wajah dongsaengnnya itu pun akhirnya mengalah

Saat sedang asik-asiknya bercanda ria, tiba-tiba saja terdengar suara bell berbunyi. Seorang pelayan pun berjalan menuju pintu lalu membukanya.

“annyeong, anda Mr. Kim bukan? Kajja Mr. Choi sudah menunggu anda dan keluarga anda diruang tamu” sapa pelayan itu ramah dan langsung merjalan mendahului Mr. Kim

“permisi Mr. Choi, tamu yang anda tunggu sudah datang” ucap pelayan iyu pada lelaki gagah yang tengah berdiri memunggungi nya dan keluarga Kim

“ahh ne, kau boleh kembali JongHyun-ssi” jawab lelaki itu tanpa memutar badannya

“ne Mr. Choi. Annyeong~” ucap pelayan itu lagi dan langsung membungkuk pada tamu Tuannya itu lalu pergi

Mr. Choi memutar badannya dan tersenyum bahagia. Entah apa yang sedang ia fikirkan sekarang.

“YA! Kim JaeJoong! Apa kabar kau heoh?” Tanya Mr. Choi pada sahabat lamanya itu sambil menepuk-nepuk bahu Jaejoong pelan

“aku baik baik saja CHOI YUNHO hahaha” Jaejoong tertawa renyah “apa kau baik-baik saja heoh?” Tanya Jaejoong balik

“seperti yang kau lihat Jae. Ne, aku baik-baik saja” Jawab Yunho. Senyumnya tak lepas dari bibir tebalnya itu

“mana Hyesoo kecilku itu heump? Aku rindu padanya. Terakhir aku bertemunya saat ia masih 2bulan hahaha” Tanya Jaejoong lagi. Matanya berputar-putar mencari Hyesoo

“aku disini ahjussi” jawab Hyesoo yang tiba-tiba muncul bersama kedua orang kakaknya yang tampan itu

“ya, ahjussi jahat! Ahjussi tidak merindukan kami huh!” ucap Siwon dan Minho berbarengan

“eh? Hyunjin? Donghae oppa? Kenapa kalian disini heoh?” Tanya Hyesoo kaget saat menyadari bahwa gadis cantik yang berada di belakang Jaejoong adalah Hyunjin dan Donghae

“ahh ahjussi lupa mengenalkan mereka pada kalian. Ini Kim Donghae anak pertama ku dan gadis cantik ini adalah Kim Hyunjin anak bungsu ku” terang Jaejoong panjang x lebar x tinggi (?)

“mwo? Jadi appamu itu Kim Jaejoong ahjussi heoh?” Tanya Hyesoo pada sahabatnya itu dengan mata melotot

“ne Hyesoo-ah. Hehehe mian aku tidak pernah cerita padamu” jawab Hyunjin cengengesan

“ahh anak-anak, tidak apa kan kalau aku dan Jae tinggal sebentar heump?” Tanya Yunho sambil memandang mereka semua (baca: Hyesoo, Hyunjin, Donghae, Minho, Siwon)

“ne” jawab mereka kompak

Jaejoong dan Yunho pun berjalan menuju ruangan yang ada di sudut lorong. Ruangan itu adalah ruang kerja Yunho.

~ Still author pov~

----- ruang kerja Yunho -----

“jadi bagai mana Jae? Kau setuju jika kita beritahu mereka sekarang eum?” Tanya Yunho sambil mengaduk secangkir teh di dapannya.

“eum, baiklah aku setuju. Memang sebaiknya mereka diberi tahu sekarang sebelum semuanya terlambat” jawab Jaejoong lalu memandang Yunho sekilas.

Jaejoong dan Yunho ppun berbincang-bincang mengenai acara perjodohan yang mereka janjikan 15tahun silam. Dan mereka pun juga merencanakan pertunangan Hyunjin dan Siwon. Hingga akhirnya merekapun kembali keruang tamu dan siap member tahukan segala-galanya kepada semua orang yang ada di rumah tersebut.

“oke semuanya. Ada yang ingin aku bicarakan pada kalian semua” ucap Yunho membuka pembicaraan. Semua orang yang ada di ruangan itu pun seketika langsung memandang Yunho penuh tanda Tanya. Donghae, Siwon dan Minho yang sedaritadi asik bermain kuda lumping (?), Hyesoo dan Hyunjin yang sedari tadi asik mengosip ‘ariel dan luna’(?) dan duo umma (?) yang sedari tadi asik membicarakan Gayus (?) pun seketika menoleh cepat. Setelah Yunho yakin semunya telah menengok akhirnya Yunho pun membuka pembicaraan

“baiklah aku ingin semuanya mendengarkan dengan khusuk(?) dan menerima semua keputusan dengan lapang dada” ucap Yunho harap-harap cemas.

“ne” jawab semuanya kompak

“aku dan Jaejoong telah memutuskan bahwa kami akan… *jengg jengg jengg~~~~* akan menjodohkan Hyunjin dengan Siwon” ucap Yunho lantang

“ne, sebenarnya kami sudah merencanakan semuanya 15 tahun lalu” tambah Jaejoong

“yeay!!!!!!!! Kau dengar Hyunjin-ah? Kita akan mejadi saudara! Huahhh~~ aku senang sekali” ucap Hyesoo sambil jingkrak-jingkrakan(?)

“kalau memang itu keputusanmu yeobo. Baik lah aku dan Mrs. Kim dengan senang hati menerima keputusan mu dan Jae” ucap Mrs. Choi bijak.

Akhirnya semuanya pun setuju dengan Jaejoong dan Yunho. Mereka membicarakan segala-galanya hingga larut malam.

~Hyunjin Pov~

----- di sekolah -----

“annyeong calon kakak ipar” sapa Hyesoo dari arah belakang dan membuatku sedikit terlonjak akan kehadiran mahluk halus nan cantik kayak ini anak *okeh author narsis dikit*

“YA! Paboya yeoja jangan panggil aku seperti itu!” ucapku kesal

“hahaha mian Hyunjin-ah. Aku terlalu gembira dengan kabar kemarin malam”

“ne aku tau. Bisakah kau memanggil ku biasa saja wahai NONA CHOI HYE SOO? Heoh?” tanyaku dan di beri penekan di setiap katanya

“jangan panggil aku seperti itu ‘KAKAK IPARKU SAYANG’ “ ucapnya dan segera lari sebelum aku memukulnya.

“YA! BERHENTI KAU CHOI HYE SOO! DASAR YEOJACHINGUNYA LEE TAEMIN SI NAMJA KEPALA JAMUR” ucap ku lantang dan langsung ngibrit mengejarnya!

“ya dia bukan namjachinguku pabo!”

“mengaku saja lah Hyesoo!”

Tanpa ba-bi-bu-be-bo a-i-u-e-o (?) Hyesoo langsung mengangkat tinggi-tinggi sepatunya dan melemparnya kearahku. Namun

“YA! SUNBAE AWAS!!!!” teriakku histeris saat melihat Kyuhyun sunbae berjalan melewatiku dan….

‘BUGHHHH’

Tepat sasaran! Sepatu Hyesoo dengan indahnya mendarat di kepala Kyuhyun sunbae.

TBC~~~

ayo RCLnya..

yg gak RCL saya sumpahin nungguom part selanjutnya XDDDD